Buah Maja
Maja ( Aegle marmelos (L.) Corr) merupakan tanaman tahunan dengan tinggi sekitar 10-15 meter. Pohon Maja memiliki batang berkayu, bulat, bercabang, berduri, berwarna putih kekuningan. Daun tersebar pada batang muda, lonjong, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi atau berlekuk, panjang 4-13,5 cm, lebar 2-3,5 cm, berwarna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, panjang 1-1,5 cm, berwarna putih. Buah bentuk bola, diameter 5-12 cm, berdaging, berwarna cokelat. Bijinya pipih berwarna hitam (http://www.idionline.org/_05_infodk_ obattrad11.htm, diakses 19 Agustus 2007)
Pohon Maja tumbuh liar hutan kering (dry forest ) seperti di bukit dan dataran disebelah tengah dan selatan negara India dan Myanmar, Pakistan Bangladesh. Pohon ini juga terdapat di Srilanka dan Malaya utara, serta area Pulau Jawa yang lebih kering. Tanaman Maja ini juga dapat tumbuh di lingkungan yang keras seperti suhu yang ekstrem, misalnya dari 49°C pada musim keinarau sampai -7°C pada musim dingin di Punjab (India). Bagian dari pohon Maja yang dapat digunakan adalah buah Maja (Aeglis marmelosi Fructus), daun Maja(Aeglis marmelosi Folium), kulit kayu, dan akar Maja(Aeglis marmelosi Radix).
.Buah Maja adalah buah-buahan jenis subtropis yang hidup di ketinggian 4,000 ft ( 1,200 m) temperatur naik untuk 120º F ( 48.89º C) keteduhan di musim panas dan turun untuk 20º F (- 6.67º C) di musim dingin.Buah ini tidak terlalu populer di masyarakat karena memiliki rasa pahit, sehingga jarang ditemui di pasar-pasar tradisional maupun toko-toko yang menjual buah-buahan. Bahkan, Buah Maja juga dijadikan legenda cerita tentang asal muasal nama Kerajaan Majapahit. Kandungan Kimia yang terdapat dalam buah Maja adalah Marmelosin, minyak atsiri, pektin, tanin, vitamin C, gula dan zat pati seperti yang dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Komposisi setiap 100 g bagian buah yang dapat dimakan
| Water | 54.96-61.5 g |
| Protein | 1.8-2.62 g |
| Fat | 0.2-0.39 g |
| Carbohydrates | 28.11-31.8 g |
| Ash | 1.04-1.7 g |
| Carotene | 55 mg |
| Thiamine | 0.13 mg |
| Riboflavin | 1.19 mg |
| Niacin | 1.1 mg |
| Ascorbic Acid | 8-60 mg |
| Tartaric Acid | 2.11 mg |
Meninjau dari banyaknya manfaat Buah Maja namun masih belum familiar di masyarakat, maka banyak alternatif yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan potensinya tersebut. Selain buah dan akar serta beberapa bagian lain buah Maja yang dapat digunakan untuk berbagai pengobatan dan makanan, bagian kulit buah Maja pun dapat didaya gunakan. Berbagai perlengkapan rumah tangga dapat dibuat dari kulit buah Maja yang memiliki struktur keras dan kuat ini.
Sementara ini untuk perlengkapan rumah tangga yang telah banyak dikembangkan adalah perlengkapan rumah tangga dari bahan batok kelapa, bambu, dan rotan. Kerajinan kulit buah Maja merupakan salah satu alternative baru dalam pengembangan kerajinan perlengkapan rumah tangga. Pemanfaatan kulit buah Maja yang selama ini tidak begitu diminati untuk dijadikan bisnis adalah peluang bisnis bagi industri kecil dan industri rumah tangga.
Kelebihan Kulit buah Maja dibandingkan Bathok kelapa antara lain adalah bentuk buah Maja yang lebih besar sehingga lebih mudah untuk mengkreasikan menjadi berbagai macam bentuk. Hal ini akan mempengaruhi jumlah produksi barang yang dihasilkan dari kulit buah Maja dan juga akan mempengaruhi harga produksi menjadi lebih murah dengan tingkat keuntungan yang lebih tinggi. Di pasaran, harga jual kerajinan tangan dari bathok kelapa berkisar antara Rp 7.500 sampai dengan Rp 1.500.000 setiap produknya. Aneka produk yang dihasilkan tersebut antara lain : kap lampu, file holder, place mate, pigura, tempat lilin, box tissu, westebin (tempat sampah) dan lain-lain (http://bantulbiz.com/id/ bizpage_perajin/id-42.html). Sedangkan kisaran harga jual barang kerajinan buah Maja minimal Rp 6.500 untuk produk-produk seperti pigura, pot bunga, gantungan kunci dan lain-lain. Selain itu, harga jual dapat menjadi lebih tinggi sesuai dengan ukuran produk dan tingkat kerumitan dalam proses produksi. Contohnya adalah produk berupa kap lampu, tempat tisu, tempat sampah, dan lain-lain.
Barang kerajinan sendiri merupakan salah satu produk ekspor andalan Indonesia dan masih banyak potensi kerajinan Indonesia yang masih bisa dikembangkan. Komoditi barang kerajinan yang banyak diminati pasaran lokal maupun untuk ekspor adalah kerajinan kayu, tembaga, logam, kulit, perabot rumah tangga dan boneka. Sehingga, masih dimungkinkan peluang untuk memanfaatkan buah Maja sebagai usaha altenatif home indutry.

kalo mau cari bibit buah maja ini di mana ya ? ada yang jual ?